<h2>SEGMENT 1 — HOOK (0:00–0:15)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Alasan kenapa kamu wajib upgrade radiator motor kamu ke racing radiator. Bukan buat gaya-gayaan — ini soal motor kamu udah naik spek tapi sistem pendingin masih standar pabrik." <strong>Visual:</strong> Close-up radiator terpasang di motor, atau produk di tangan langsung. <hr /> <h2>SEGMENT 2 — ORIGIN & IDENTITAS PRODUK (0:15–0:35)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Ini X-Wheel Racing Radiator dari X1R Vietnam, varian MRVI Dual Core Full Aluminium. Diproduksi MRVI Malaysia — pabrik yang emang biasa nanganin radiator mobil, bukan pabrik radiator motor pada umumnya." <strong>Visual:</strong> Tunjukkan branding/logo di unit. <hr /> <h2>SEGMENT 3 — MATERIAL (0:35–1:00)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Materialnya aluminium forging — aluminium murni tempa, bukan alloy campuran. Ini yang bikin pelepasan panasnya lebih cepat dibanding radiator alloy biasa." <hr /> <h2>SEGMENT 4 PENGELASAN & FINISHING (1:00–1:25)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Pengelasannya las tangan — hand-welded, sesuai standar pabrik radiator mobil. Sambungannya tebal dan rapi, risiko rembes di pemakaian jangka panjang lebih rendah. Finishing cat-nya juga di atas standar OEM, gak gampang luntur atau ngelupas." <strong>Visual:</strong> Close-up ekstrem di titik sambungan las, di bawah cahaya biar detail kelihatan. <hr /> <h2>SEGMENT 5 — KAPASITAS (1:25–1:50)</h2> <h3>Kalau syuting unit MX King 150:</h3> <strong>Ucapkan:</strong> "Kapasitas coolant-nya 560 ml lebih besar dari radiator standar pabrikan MX King, jadi daya tampung cairan pendingin lebih banyak, sirkulasi lebih stabil pas mesin kerja berat." <h3>Kalau syuting unit Vario 150:</h3> <strong>Opsi aman — jangan sebut angka pasti:</strong> "Kapasitas coolant-nya lebih besar dari radiator standar Vario <hr /> <h2>SEGMENT 6 — KOMPATIBILITAS (1:50–2:15)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Radiator ini gak universal — dibuat spesifik ngikutin bracket dan jalur selang masing-masing motor. Yang ini khusus [MX King 150 / Vario 150], gak bisa langsung dipasang ke motor lain tanpa modifikasi." <hr /> <h2>SEGMENT 7 — PERINGATAN PEMAKAIAN (2:15–2:40)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Dua hal yang bikin garansi hangus. Pertama, jangan pakai cairan pembersih asam kuat atau bahan kimia keras. Kedua, ada baut gas nitrogen di unit ini — jangan dibuka sendiri. Sekali dibuka, garansi otomatis hangus." <strong>Visual:</strong> Tunjuk langsung posisi baut nitrogen di unit fisik. <hr /> <h2>SEGMENT 8 — REKOMENDASI PEMASANGAN (2:40–2:55)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Buat pemasangan, saya saranin pakai jasa bengkel berpengalaman — terutama di tahap lepas radiator lama dan isi ulang coolant. Salah di situ bisa bikin bocor atau salah pasang selang." <strong>Visual:</strong> B-roll proses instalasi kalau ada, atau studio shot. <hr /> <h2>SEGMENT 9 — HARGA & CTA (2:55–3:15)</h2> <strong>Ucapkan (MX King 150):</strong> "Harga normal Rp1.797.236, lagi diskon jadi Rp1.476.977. Garansi 12 bulan plus garansi tambahan kalau barang lecet pas nyampe. Link ada di deskripsi." <hr /> <h2>SEGMENT 10 — CLOSING (3:15–3:30)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Kalau motor kamu udah naik spek tapi radiator masih standar, itu bottleneck yang sering diabaikan. Upgrade ke racing radiator dari X-Wheel Indonesia — link ada di bawah." <h1>NASKAH SCRIPT — Review X-Wheel Racing Radiator Leo Curve X1R</h1> <hr /> <h2>PEMBUKA — INI BUKAN VIDEO PERTAMA (0:00–0:15)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Kalau kamu udah nonton video saya soal radiator MRVI, sekarang kita bahas varian satunya dari X-Wheel — Leo Curve. Beda konsep, beda use case. Saya jelasin bedanya." <strong>Visual:</strong> Split screen atau cut cepat antara unit MRVI dan Leo Curve kalau kamu punya keduanya secara fisik. <hr /> <h2>SEGMENT 1 — IDENTITAS PRODUK (0:15–0:35)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Ini X-Wheel Leo Racing Radiator dari X1R Vietnam, khusus MX King 150. Konstruksinya single core dual blower — satu lapis inti radiator, tapi dilengkapi dua kipas." <strong>Visual:</strong> Full shot produk, putar 360 derajat kalau bisa. <hr /> <h2>SEGMENT 2 — BEDA DENGAN VARIAN MRVI (0:35–1:10)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Bedanya sama versi MRVI yang saya bahas sebelumnya: MRVI itu dual core, dua lapis inti pendingin, tapi gak ada kipas tambahan. Leo Curve ini kebalikannya — single core, satu lapis, tapi ditambah dua kipas dual blower. Dua kipas ini fungsinya bantu aliran udara pas motor berhenti atau jalan pelan di kemacetan — momen di mana radiator konvensional paling gampang overheat karena gak ada angin dari laju motor." <strong>Visual:</strong> Diagram sederhana atau perbandingan visual side-by-side kedua unit. <strong>Catatan:</strong> Ini poin diferensiasi paling kuat dan paling akurat yang saya temukan — bukan "yang mana lebih bagus" tapi "beda use case". Dual core MRVI lebih ke kapasitas total coolant, single core + dual blower Leo Curve lebih ke penanganan kondisi macet/idle lama. Framing ini jujur dan gak perlu klaim yang gak ada dasarnya. <hr /> <h2>SEGMENT 3 — MATERIAL & PENGELASAN (1:10–1:35)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Materialnya sama kayak MRVI — aluminium forging, aluminium murni tempa, bukan alloy campuran. Pengelasannya juga rapi dan tebal, pakai standar pabrik radiator mobil." <strong>Visual:</strong> Close-up sambungan las. <hr /> <h2>SEGMENT 4 — DESAIN CURVE & UKURAN (1:35–2:00)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Model 'Curve' di namanya ini ngacu ke bentuk core-nya yang melengkung, dan di komunitas modifikasi produk curve X1R ini dikenal sebagai radiator yang lebih besar dibanding versi standar. Buat kamu yang mau tampilan lebih gagah di area radiator, ini jadi nilai tambah visual, bukan cuma fungsional." <strong>Visual:</strong> Angle dari samping/depan buat nunjukkin bentuk curve dan ukurannya. <strong>PERINGATAN:</strong> Jangan sebut ukuran mm atau persentase "lebih besar X%" — gak ada angka resmi yang saya temukan. Cukup bilang "lebih besar" sebagai kesan visual/community consensus. <hr /> <h2>SEGMENT 5 — WARNA & FINISHING (2:00–2:20)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Warna Black Red, finishing cat di atas standar OEM — gak gampang luntur atau ngelupas. Buat yang concern soal tampilan, ini salah satu radiator racing yang paling gampang nyatu sama tema warna motor sport." <strong>Visual:</strong> Close-up warna dan finishing dari beberapa angle. <hr /> <h2>SEGMENT 6 — KOMPATIBILITAS (2:20–2:40)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Radiator ini khusus MX King 150, ngikutin bracket dan jalur selang bawaan motornya. Gak bisa langsung pasang ke motor lain tanpa modifikasi." <strong>Visual:</strong> Tunjukkan bracket/dudukan. <hr /> <h2>SEGMENT 7 — PERINGATAN PEMAKAIAN (2:40–3:00)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Sama kayak varian MRVI — dua hal yang bikin garansi hangus. Jangan pakai cairan pembersih asam kuat atau kimia keras. Dan jangan buka baut gas nitrogen sendiri." <strong>Visual:</strong> Tunjuk posisi baut nitrogen. <hr /> <h2>SEGMENT 8 — REKOMENDASI PEMASANGAN (3:00–3:15)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Untuk pemasangan, terutama di bagian dual blower, saya saranin pakai bengkel berpengalaman — ada penyambungan kabel kipas yang kalau salah bisa bikin kipas gak nyala atau korsleting." <strong>Visual:</strong> B-roll instalasi kalau ada, fokus ke sambungan kabel kipas. <hr /> <h2>SEGMENT 9 — HARGA & CTA (3:15–3:35)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Harga normal Rp3.166.249, lagi diskon jadi Rp2.602.990. Link pembelian ada di deskripsi." <strong>Visual:</strong> Overlay harga, tombol beli. <hr /> <h2>SEGMENT 10 — CLOSING (3:35–3:50)</h2> <strong>Ucapkan:</strong> "Kalau kamu lebih sering macet-macetan harian, Leo Curve dengan dual blower-nya ini worth dipertimbangkan. Kalau kamu butuh kapasitas coolant lebih besar buat riding jarak jauh atau spek tinggi, MRVI dual core tetap opsi yang saya rekomendasiin di video sebelumnya. Link keduanya ada di deskripsi." <strong>Visual:</strong> Shot akhir kedua produk berdampingan kalau memungkinkan. <hr /> <h2>CHECKLIST SEBELUM REKAM</h2> <ul> <li>[ ] Cek ulang field "produsen: LEO 2 Fans" di listing — kemungkinan field ke-merge, konfirmasi ke distributor</li> <li>[ ] Kalau mau sebut ukuran/diameter core secara spesifik, minta spec sheet resmi ke distributor dulu — jangan pakai angka dari QTT Racing atau merek lain</li> <li>[ ] Siapkan unit fisik MRVI dan Leo Curve bersebelahan untuk Segment 2 (diferensiasi) — ini segment paling kuat di script ini</li> <li>[ ] Rekam close-up sambungan kabel dual blower untuk Segment 8</li> </ul>