Description
Tiger, Megapro, GL Pro, dan saudara-saudaranya adalah mesin yang sudah terbukti blok 160cc SOHC yang desainnya tidak berubah puluhan tahun, simpel, kuat, dan mudah dimodifikasi. Justru karena itu, noken as standar yang dipasang dari pabrik terasa sangat konservatif: aman untuk semua kondisi, tapi menyisakan banyak potensi yang tidak disentuh.
Untuk motor dengan karakter seperti ini, pilihan noken as bukan soal “paling kencang” tapi soal karakter tenaga yang paling sesuai dengan cara motor itu dipakai. City riding butuh torsi bawah responsif. Touring butuh tenaga linear dan halus di putaran menengah. Korek harian butuh mid-range yang mengisi. Racing kompetisi butuh top-end yang agresif.
BRT Super Master Cam untuk Tiger / Megapro / GL hadir dalam 10 tipe dari S1 hingga R5 masing-masing dengan profil yang secara spesifik dirancang untuk karakter tersebut. Semuanya sepaket dengan Roller Rocker Arm (RRA) berdiameter 15mm, grinding CNC, dan profil kinematik yang meminimalkan floating di RPM tinggi.
Motor yang Kompatibel
- Honda Tiger Old (1993–2007)
- Honda Tiger Revo (2007–2013)
- Honda GL Pro / GL Pro Neotech
- Honda GL Max / GL Black Engine
- Honda Megapro Lama (pre-2010)
- Honda Megapro Primus
- Honda CB 100 / CB 125
- Honda CRF 230 (kompatibel, konfirmasi terlebih dahulu)
10 Tipe Satu Motor, Semua Karakter
| Tipe | Nama Karakter | Kondisi Mesin | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| S1 | City Speed | Full standar | Harian kota, stop-and-go, tarikan bawah responsif |
| S2 | Touring | Full standar / porting ringan | Perjalanan jauh, jalan panjang, nafas mesin linear |
| T1 | Speed Touring | Standar / bore up ringan, CDI racing | Touring cepat, harian yang mau lebih bertenaga di jalan bebas hambatan |
| T2 | Top Speed | Bore up, klep std atau lebar | Korek harian agresif, gigi tinggi, putaran atas |
| T3 | Trabas / Adventure | Bore up, klep lebar, CDI racing | Adventure, trabas, tanjakan berat — butuh torsi menengah kuat |
| R1 | Racing — Entry | Bore up, klep besar, per klep racing | Kompetisi entry level, grasstrack ringan, drag turing |
| R2 | Racing — Mid | Full race build, klep besar | Kompetisi grasstrack, road race pemula |
| R3 | Racing — Agresif | Full race build | Road race, drag 201m, mesin putaran atas kuat |
| R4 | Racing — High | Mesin kompetisi serius | Kompetisi level menengah ke atas |
| R5 | Racing — Ekstrem | Full race engine, non-harian | Kompetisi tertinggi — drag, circuit, full modified |
Panduan singkat: Mesin standar atau porting ringan → S1/S2. Touring atau mau sedikit lebih kencang tanpa ribet → T1. Korek harian bore up → T2/T3. Sudah komitmen modif serius dengan klep besar dan per klep racing → R Series. Tidak yakin? Chat kami.
Kenapa Roller Rocker Arm (RRA)?
Pelatuk standar Tiger/Megapro menggunakan sistem sliding permukaan pelatuk bergesekan langsung dengan lobe cam. Di RPM tinggi, gesekan ini menjadi sumber kehilangan tenaga, keausan, dan floating klep.
RRA BRT menggantikan titik kontak itu dengan roller bearing 15mm. Gesekan turun signifikan, efisiensi transfer profil cam ke klep naik, dan umur pakai lebih panjang. Rasio pelatuk 1:1.5 memastikan lift cam tersalurkan dengan akurat ke klep.
Fitur Teknis Produk
- Grinding CNC
- Roller Rocker Arm (RRA) sepaket
- Profil kinematik matematika gerak
- Tidak berisik
- Tenaga naik hingga +2HP
- Plug and play
- Original BRT
Catatan Pemasangan
- S1, S2: Dapat langsung dipasang tanpa modifikasi pendukung. Per klep standar cukup
- T1, T2: Disarankan menggunakan per klep BRT untuk hasil optimal
- T3: Sangat disarankan ganti per klep BRT, sesuaikan karburator jika bore up
- R1–R5: Wajib menggunakan per klep racing / per klep BRT progressif. Pemasangan oleh mekanik berpengalaman yang familiar dengan bongkar head Tiger/Megapro
- R3 ke atas: tidak direkomendasikan untuk pemakaian harian dirancang murni untuk kompetisi
Isi Paket
- 1x Noken As (Master Cam) BRT sesuai tipe yang dipilih
- 1 set Roller Rocker Arm (Pelatuk Roller / RRA) BRT diameter 15mm




Reviews
There are no reviews yet.